[Marinir] Warga Sipil Tewas di Tembak GAM, 2 GAM tewas oleh Pasukan TNI

Yap Hong Gie marinir@polarhome.com
Tue, 23 Sep 2003 11:31:33 +0700


Sabtu, 20/09/03 : 22.30 WIB

Liputan Khusus Operasi Penumpasan GAM


Warga Sipil Tewas Ditembak GAM

Banda Aceh, CyberNews. Gerakan Aceh Merdeka dilaporkan tega menembak seorang
warga sipil bernama Tarmizi (42) di Desa Baet Masjid, Kecamatan Sukamakmur,
Kabupaten Aceh Besar, Jumat (19/9).
Salah seorang saudara sepupu almarhum, Ruslan, kepada wartawan di rumah duka
di Desa Baet, sekitar 16 kilometer dari Banda Aceh, Sabtu, menyebutkan,
almarhum yang meninggalkan seorang istri dan tiga orang anak tersebut
ditembak GAM pada pukul 06.30 WIB, Jumat (19/9).
Pada hari itu Tarmizi sedang duduk-duduk di warung dekat masjid, kemudian
didatangi empat orang yang menggunakan dua sepeda motor. Tarmizi yang
menggunakan sepeda motor vespa kemudian diajak oleh keempat orang tersebut
ke suatu tempat dengan tujuan yang tidak jelas. Di sebuah jembatan, sekitar
500 meter dari warung Tarmizi ditembak dan tewas di tempat.
Ruslan menyebutkan, menurut warga setempat keempat orang tersebut adalah
anggota GAM yang sering ke luar msuk desa itu. "Kami tidak tahu apa
kesalahan Tarmizi sampai dia dibawa oleh keempat anggota GAM tersebut,
padahal selama bergaul di desa almarhum tidak punya masalah apa-apa,"
ujarnya.
Dandim 0101/Aceh Besar Letkol Inf Joko Warsito seperti dirilis Antara,
berkesempatan melayat ke rumah duka bersama ratusan warga setempat. Joko
menyatakan, pasukan TNI dari 312/Kala Hitam Siliwangi kini melakukan
pengejaran terhadap anggota GAM dengan melakukan penyisiran ke desa-desa.
Ia memperkirakan, para anggota GAM tersebut sudah melarikan diri dan
bersembunyi di perbukitan di sekitar daerah tersebut. Di sekitar desa Baet
masih banyak anggota GAM yng berkeliaran dan mereka memaksa warga untuk
memberi uang dan bahan makanan untuk logistik mereka.
Dua Anggota GAM Tewas
Sementara itu Komando Operasi TNI mengklaim dua anggota pemberontak GAM
tewas dalam suatu penyergapan yang dilakukan pasukan TNI di Desa Lapong,
Kecamatan Seunagan, Kabupaten Aceh Jaya, Jumat (19/9).
Juru bicara Koops TNI Letkol (CAJ) Ahmad Yani Basuki kepada pers di
Lhokseumawe, Sabtu (20/9), menjelaskan peristiwa itu terjadi sekitar pukul
23.00 WIB ketika Tim Koki-1 Yonif-744 pimpinan Sertu Warsi menyergap anggota
GAM.
Dalam penyergapan itu, pasukan TNI berhasil menembak mati dua anggota
pemberontak GSA/GAM, namun tanpa identitas, serta menyita dua pucuk senjata
api laras panjang masing-masing jenis AK-47 dan M-16. (cn05)

Sumber : Suara Merdeka Cyber News