[Marinir] [Kompas]: Arief Memimpin Lomba Tembak HUT Kopassus
Hong Gie
ouwehoer at centrin.net.id
Sun Apr 25 20:25:14 CEST 2004
Bung Zaenal Arif, (kompas menulis namanya terbalik dan spellingnya salah,
mungkin amplop gizinya kurang) rekan kita dimilis ini, adalah the best two
atlet terbaik di Republik ini, dalam bidang Tembak Reaksi.
'Master' Zaenal bersaing dengan 'Master' Roy Haryanto memperebutkan grade
"Grand Master" untuk Indonesia.
Kalau hasil klasemen yang diberitakan Kompas adalah hasil pertandingan hari
Sabtu, mari kita tunggu hasil final hari Minggu, siapa yang muncul sebagai
juara umum.
Dari artikel dibawah, saya lihat bahwa Kapt Inf. Edi Nurhabat, petembak dari
S81GT Cijantung, sudah pulih kembali untuk ikut berlomba.
Tahun lalu dalam suatu pertandingan, Kapt Edi mengalami kecelakaan,
pelurunya meledak dikamar, dimana pecahan 'nyembur' kearah belakang mengenai
matanya, sehingga cedera. Setelah dioperasi di AUS, katanya penglihatan
(satu matanya) sudah pulih 50%. Dan sejak kejadian itu, seluruh kesatuan TNI
mewajibkan atlet menembak dengan memakai kaca mata.
Pada HUT Kopassus tahun lalu di Solo, Kapt Edi meminjamkan saya senapan
Sig Sauer (assault & semi sniper) lengkap dengan tele dan 3-pod, yang serba
platik ringan sekali, magazine-nya pun plastik transparan, dan sempat
melatih saya menembak jarak 300m.
Sayang sekali, kali ini saya tidak bisa ikut "Wisata Jajan" ke Solo, semalam
saya
di SMS kawan lainnya, bahwa tengah malam mereka pergi makan ceker ayam
(yang buka mulai tengah malam), gimana mau fit untuk nembak besoknya?
Saya kira, kita menunggu Bung Zaenal menceritakan jalannya pertandingan di
Kandangan Menjangan, serta juga kisah-kisah Wisata Jajan (diluar kesatrian
Kopassus).
Wassalam, yhg.
------------------------------------------------------
http://www.kompas.co.id/kompas-cetak/0404/25/or/989375.htm
Olahraga
Minggu, 25 April 2004
Arief Memimpin Lomba Tembak HUT Kopassus
Solo, Kompas -
Petembak Arief Zaenal untuk sementara memimpin perolehan angka kelas open
dengan total nilai 1235,09 dalam Kejuaraan Tembak Terbuka HUT Ke-52 Kopassus
di Lapangan Tembak Kopassus Grup 2 Kandang Menjangan, Solo, Sabtu (24/4).
Posisi kedua, Roy Haryanto, menguntit dengan total nilai 903,32.
Meski memiliki selisih lebih dari 300 angka, posisi Arief sebenarnya belum
aman. Masalahnya, Arief sudah menyelesaikan total 18 stage yang
dipertandingkan, sementara Roy masih menyisakan tiga stage lagi.
Di posisi ketiga bercokol mantan pereli nasional Sinyo Haryanto dengan nilai
685,2, sementara putra mantan Presiden Soeharto, Bambang Trihatmojo,
menempati posisi keempat dengan total nilai 661,8. Sinyo dan Bambang juga
belum menyelesaikan seluruh stage yang diperlombakan.
"Untuk sementara saya memang unggul. Saya cuma khawatirkan Roy yang bisa
menyusul. Kalau Sinyo atau yang lain, saya rasa sulit buat mereka mengejar
ketertinggalan angka," ujar Arief.
Di kelas revolver, sementara memimpin Edi Nurhabat dengan total nilai
1092,4. Disusul oleh Tata Suwita 971,5 dan Slamet Riyadi 945,28.
Adapun untuk kelas production, Agus SP sementara memimpin dengan total nilai
1279,9, diikuti Sanwi (1141,29) dan Yudi Gombel (1098,46). Di kelas ini
hampir sebagian besar peserta sudah menyelesaikan pertandingan kecuali
Ronaldi. Namun, perolehan total sementara Ronaldi yang hanya 278,9 agaknya
sangat sulit untuk mampu mengubah posisi teratas.
Untuk kelas standar untuk sementara memimpin Richard Hendarmo dengan nilai
836,95. Di posisi kedua ada Joni Suharli dengan nilai 683 dan Hari Wijayanto
dengan 599,6.
Dari nama-nama yang sementara memimpin pada hari pertama pertandingan tembak
tersebut, secara garis besar masih dipegang oleh petembak nasional. Roy,
Sinyo, Sanwi, Richard Hendarmo, Bambang Trihatmojo, dan Agus SP adalah
wajah-wajah lama dalam olahraga yang tergolong mahal tersebut.
Komandan Jenderal Kopassus Mayjen Sriyanto dalam sambutan pembukaan
menyebutkan, kejuaraan di Solo tersebut sekaligus merupakan babak
kualifikasi buat atlet Indonesia dalam Kejuaraan Tembak Asia-Australia 2004.
Event internasional itu akan dilangsungkan di Bali pada bulan Oktober
mendatang.
Perbedaan kelas pada kejuaraan tembak dibedakan atas senjata yang digunakan.
Kelas revolver adalah kelas yang paling sederhana dengan senjata jenis
revolver. Untuk kelas ini banyak diikuti oleh anggota Polri yang sehari-hari
lebih banyak menggunakan senjata jenis revolver.
Kelas production memakai senjata standar militer sehingga pesertanya pun
lebih banyak anggota militer, khususnya TNI AD. Kelas standar sudah
menggunakan senjata khusus untuk olahraga tembak, namun masih yang sangat
standar atau tanpa modifikasi maupun alat bantu. (SAH)
Search :
Berita Lainnya :
·
Wenger Waspadai Tottenham
·
BNI Phinisi Menang Lagi
·
Indonesia ke "Play Off"
·
Taufik Kembali Tantang Sony di Final
·
Persebaya Waspadai Motivasi Persikota
·
Persijatim Bertekad Taklukkan PSS Sleman dengan Taktik Pohon
·
Coria Tundukkan Marat Safin
·
Arief Memimpin Lomba Tembak HUT Kopassus
·
Iman Agus Faisal, Puas dengan Pemain Lokal
·
VARIA OLAHRAGA
More information about the Marinir
mailing list