[Marinir] TNI BERHASIL BEBASKAN SANDERA YANG DITAWAN GAM

Hong Gie marinir@polarhome.com
Thu, 15 Jan 2004 08:08:44 +0700


Rabu, 14 Januari - 8:12:16
APIndonesia Situs Favorit
Nasional

Selasa, 13/1/2004 09.30 WIB
TNI BERHASIL BEBASKAN SANDERA YANG DITAWAN GAM
Jakarta,(APIndonesia.Com).Menurut data PUSPEN TNI yang diterima
APIndonesia.Com (12/1),  penyanderaan terhadap 1 unit kendaraan L-300 BL
1130 GC beserta 5 orang penumpangnya yang dilakukan pemberontak GAM di
Kampung Gedong, Kecamatan Peureulak, Kabupaten Aceh Timur. Masyarakat
memberikan informasi tersebut ke Batalyon Kavaleri-5 dan setelah mendapatkan
informasi, dikirim pasukan untuk melaksanakan pengejaran ke TKP dan berhasil
membebaskan 2 orang sandera berserta 1 unit mobil L-300, sedangkan 3 orang
lainnya belum ditemukan masing-masing bernama Avdul Somad (27), Zaelani (28)
dan 1 orang belum diketahui identitasnya.
Di Kabupaten Aceh Tengah, terjadi penembakan yang dilakukan oleh 3 orang
pemberontak GAM terhadap seorang warga bernama Idris (44) di Kampung
Jelobok, Kecamatan Permata. Korban ditembak dirumahnya seusai sholat magrib
dan meninggal dunia di TKP dengan luka tembak.
Di Kabupaten Aceh Besar, terjadi kontak senjata antara pasukan TNI dari
Yonif-400 dengan pemberontak GAM di Kampung Ujung Pancu, Kecamatan Peukan
Bada dan pasukan TNI berhasil menyita 1 buah magazen AK, 2 buah dokumen dan
30 lembar bendera GAM. Dan, barang bukti tersebut kini diamankan di Pos
Yonif-400.(red).
[Home]


Nasional



Selasa, 13/1/2004 09.00 WIB
GAM ROBOHKAN TIANG LISTRIK, ACEH UTARA PADAM

Jakarta,(APIndonesia.Com).Menurut data PUSPEN TNI yang diterima
APIndonesia.Com (12/1), aksi pemberontak GAM semakin menggila melakukan
sabotase untuk mengganggu ketentraman kehidupan masyarakat. Terbukti,
sejumlah orang pemberontak GAM merobohkan 8 tiang listrik  di Desa Alur
Merbo, Kecamatan Darul Aman, Kabupaten Aceh Timur. Penumbangan tiang listrik
ini mengakibatkan seluruh aliran listrik padam total di Aceh Utara.
Ironisnya, satu tiang listrik yang ditumbang GAM mengenai kantor Polindes
yang mengakibatkan kantor tersebut rusak berat.

Di Kabupaten Aceh Barat Daya, pasukan TNI dari Yonif-713 saat melaksanakan
pembersihan ditempat terjadinya kontak senjata dengan pemberontak GAM yang
terjadi tanggal 10 Januari 2004 di Kampung Krueng Batee, Kecamatan Kuala
Batee berhasil menemukan 1 orang pemberontak GAM tewas serta menyita 1 pucuk
AK-56, 1 buah magazen SS-1 dan 1 buah granat tangan.

Di Kabupaten yang sama terjadi kontak senjata antara pasukan TNI dari
Yonif-713 dengan pemberontak GAM di Kampung Keumpang, Kecamatan Kuala Batee,
mengakibatkan seorang pemberontak GAM tewas dan pasukan TNI berhasil menyita
1 pucuk AK-56 Noreg. 16226143, 1 buah magazen AK, 129 butir amunisi AK, 1
buah bendera GAM dan 1 buah topi rimba.

Di Kabupaten Aceh Utara, pasukan TNI berhasil menyita 1 pucuk pistol
standar, 1.037 butir amunisi campuran, 10 buah magazen campuran, 1 buah HT
Kenwood, 2 stel PDL loreng, 1 buah kaos loreng, 1 buah ransel, 2 buah baret,
2 lembar bendera GAM, 30 buah baterai Alkaline, 1 set obat-obatan, 1 karung
beras, 1 bendel dan 3 buah KTP.Kejadian tesebut terjadi dalam kontak senjata
antara pasukan TNI dari Yonif-502 dengan pemberontak GAM di Kecamatan Kuta
Makmur. Barang bukti tersebut kini diamankan di Pos Yonif-502.

Di Kabupaten Aceh Timur, 2 orang pemberontak GAM menyerahkan diri ke
Kodim-0104 bernama Anwar (23) dan Muklisin yang berasal dari Desa Kemuning,
Kecamatan Kireun Bayeun serta mereka menyerahkan 1 buah granat Korea. Selain
itu, juga menyerahkan diri 2 orang pemberontak bernama Iwan Gayo (33) dari
Aceh Utara dan Suhadi (19) dari Kabupaten Aceh Timur. Mereka menyerahkan
diri ke Pos Yonif-405.(red).
[Home]