[Marinir] [APIndon] KAMI BUTUH PEMIMPIN YANG MAMPU MENGHANCURKAN
PERMUSUHAN
Hong Gie
ouwehoer at centrin.net.id
Mon Jun 21 16:34:55 CEST 2004
http://www.apindonesia.com/mimpin.htm
Politik
Senin, 21/6/2004 09.15 WIB
KAMI BUTUH PEMIMPIN YANG MAMPU MENGHANCURKAN PERMUSUHAN
Banda Aceh,(APIndonesia.Com). Majunya lima orang capres dari kalangan
sipil dan militer, banyak membuat masyarakat bingung menentukan siapa
pilihan yang tepat dan sesuai hati nurani. terlebih bagi masyarakat Aceh
yang telah lama dihimpit konflik. Dengan back ground suramnya potret
keadilan, keamanan, kesejahteraan dimasa pemerintahan lalu, sepertinya sulit
memastikan kepada siapa kepercayaan akan tertuju. Pilih capres militer,
trauma akan terulang lagi penindasan hak asasi manusia seperti masa DOM.
Pilih sipil juga tak lebih kejinya fenomena pesta berdarah membanjiri tanah
di bumi Serambi Mekkah.
Kebingungan menentukan pilihan tepat bagi masyarakat Aceh juga disebabkan
oleh salah satu fenomena saat Megawati, presiden RI saat ini, tidak bisa
membuktikan janjinya kepada rakyat Aceh di pemilu lalu. Kalau cut Nyak jadi
presiden, tak akan saya biarkan setetes darah pun tertumpah di Aceh. Tapi
sayang, hingga pergantian satu priode kepemimpinannya, Cut Nyak Mega belum
sempat memenuhi janjinya.
Namun dalam kondisi umat dipenuhi oleh kebingunan untuk menentukan siapa
pilihan orang RI-1 tersebut, tak di sangka-sangka, sekitar 200 orang
perwakilan pihak ulama yang selama ini bahkan sudah turun temurun menjadi
referensi ikutan umat/masyarakat di Aceh dalam mengarahkan kehidupannya,
justru dengan tegas menyatakan, "Presiden pilihan 2004, hanya untuk pak SBY,
meskipun beliau berasal dari militer", Ujar Tgk. Yusuf Jeunib pada
kesempatan dialog dengan SBY, (18/6), di hotel Kuala Tripa- Banda Aceh.
Dalam kesempatan tersebut SBY juga mengaku keakrabannya dengan pihak ulama
di Aceh sudah terjalin jauh masa sebelum ia mencalon diri menjadi capres.
Sebanyak empat orang perwakilan ulama, masing-masingnya, Tgk. Nasir Wali
(Aceh Timur), Tgk. Yusuf Jeunib (Aceh Jeumpa), Tgk Hasnil (Pidie), dan Tgk.
Yunus Hudhaibi (Aceh Selatan), mengaku selain siap sedia memilih SBY sebagai
umara-nya pada bulan Juli nanti, mereka juga menyatakan sudah "jatuh hati"
kepada SBY jauh-jauh hari sebelum diri SBY mengajukan diri menjadi capres."
Kami butuh pemimpin yang mampu menghancurkan permusuhan", Ujar Tgk. Nasir
Wali.(Toni/Fitri).
[Home]
-----------------------------------
http://www.apindonesia.com/krueng.htm
Politik
Senin, 21/6/2004 09.45 WIB
Tgk. H. Usman Kuta Krueng :
SBY LAH PILIHAN NURANI SAYA
Banda Aceh,(APIndonesia.Com). Kesediaan memilih capres SBY untuk RI-1,
diuraikan panjang lebar oleh Tgk. H. Usman Kuta Krueng, lebih akrab disapa
Abu Kuta Krueng Pimpinan Pesantren/Dayah Munawarah Kuta Krueng, Samalanga,
Kabupaten Bireun- Aceh Jeumpa,pada APIndonesia.Com(18/6) pada sela- sela
menunggu waktu dialog di hotel Kuala Tripa- Banda Aceh, Tgk. H. Usman Kuta
Krueng mengakui pilihan SBY-lah pilihan nuraninya. Berikut petikannya:
APIndonesia.Com: Kedatangan ulama bersama tokoh masyarakat kali ini,
sepenuhnya untuk mendukung SBY menjadi presiden?
Tgk. H. Usman Kuta Krueng (Abu Usman Kuta Krueng): (Sambil mengangguk) Iya,
kami siap mendukung. Mudah-mudahan semua yang datang siap mendukung. Karena
kita sudah lama butuh sosok pemimpin arif di negeri ini.
APIndonesia.Com: Tapi masing-masing tokoh dan ulama lainnya, khususnya yang
tidak berhadir hari ini, punya pilihan tersendiri. Jadi, Bagaimana pandangan
Abu kepada mereka yang tidak bersedia mendukung?
Tgk. H. Usman Kuta Krueng (Abu Usman Kuta Krueng): Ya.. kita doa-doakan saja
semoga mau mendukung. Tapi tidak didukung juga tidak apa-apa. Semoga mereka
punya pilihan yang terbaik menurut pandangan mereka sendiri.
APIndonesia.Com: Dalam hal ini kedatangannya atas inisiatif dari pribadi
masing-masing ulama atau karena diundang?
Tgk. H. Usman Kuta Krueng (Abu Usman Kuta Krueng): Atas kesediaan pribadi
dan karena juga mendapat undangan. Karena kami diberi tahu lah. Kami pun mau
memenuhi undangan ini dengan senang hati. Untuk memberi dukungan semoga pak
Susilo Bambang Yudhoyono bisa terpilih menjadi presiden nanti.
APIndonesia.Com: Bagaimana pandangan Abu dengan tertangkapnya pimpinan GAM
di Swedia?
Tgk. H. Usman Kuta Krueng (Abu Usman Kuta Krueng): Terserah pada pemerintah.
Terserah pada pemerintah bagaimana selanjutnya ingin menanganinya. Itu
adalah tugas pemerintah. Pemerintah harus arif menyelesaikan hal ini.
Termasuk melihat bagaimana kerusakan-kerusakan selama ini.
APIndonesia.Com: Maksud Abu?
Tgk. H. Usman Kuta Krueng (Abu Usman Kuta Krueng): Pemerintah arif melihat
daerah atau provinsi-provinsi, seperti memahami keadaan di Aceh.
APIndonesia.Com: Apakah Abu melihat cara yang ditempuh pemerintah selama ini
melalui pemberlakuan Darurat Sipil sudah sesuai dengan masalah yang sedang
dialami provinsi NAD?
Tgk. H. Usman Kuta Krueng (Abu Usman Kuta Krueng): Ya, mudah-mudahan. Kita
harapkan menuju kepada baik
APIndonesia.Com: Dalam artian baik ke sisi apa saja?
Tgk. H. Usman Kuta Krueng (Abu Usman Kuta Krueng): Kesemua sisi kehidupan
umat atau masyarakat di Aceh.
APIndonesia.Com: Apa harapan Abu, seandainya pak SBY terpilih menjadi
presiden?
Tgk. H. Usman Kuta Krueng (Abu Usman Kuta Krueng): Saya mengharapkan baik,
aman, sejahtera. Selanjutnya Aceh merasa punya republik Indonesia.
APIndonesia.Com: Semenjak pemberlakuan darurat sipil, ada kebijakan yang
dikeluarkan bahwa akan menembak ditempat terhadap pelaku kerusuhan nanggroe
Aceh, bagaimana tanggapan Abu tentang hal ini?
Tgk. H. Usman Kuta Krueng (Abu Usman Kuta Krueng): Hal itu saya harap juga
ada pada kebijakan pemerintah. Pemerintah menentukan kebijakan yang arif.
APIndonesia.Com: Tapi kalau nanti bisa menambah sakit hati rakyat lagi?
Tgk. H. Usman Kuta Krueng (Abu Usman Kuta Krueng): Kita dari ulama akan
selalu berdoa semoga rakyat tidak sakit hati. Kita akan damaikan mereka yang
sakit hati.
APIndonesia.Com: Menurut Abu bagaimana cara terbaik untuk menyelesaikan
masalah Aceh hingga saat ini?
Tgk. H. Usman Kuta Krueng (Abu Usman Kuta Krueng): Ya terserahlah kepada
pemerintah.
APIndonesia.Com: Kalau dari pihak Ulama punya masukan atau saran?
Tgk. H. Usman Kuta Krueng (Abu Usman Kuta Krueng): Ulama berdoa semoga aman,
damai, rukun, dan sejahtera.
APIndonesia.Com: Kalau Abu melihat pada langkah-langkah yang telah di tempuh
oleh PDSD untuk Aceh selama ini sudah sesuai harapan?
Tgk. H. Usman Kuta Krueng (Abu Usman Kuta Krueng): Belum barangkali.
APIndonesia.Com: Dari segi apa saja yang belum tersebut?
Tgk. H. Usman Kuta Krueng (Abu Usman Kuta Krueng): Mungkin dari segi
keamanan, ekonomi, dan segi lain-lain juga.
APIndonesia.Com: Tentang wacana dari PDSD akan memberikan lapangan pekerjaan
yang layak kepada mantan anggota GAM, bagaimana Abu menanggapinya?
Tgk. H. Usman Kuta Krueng (Abu Usman Kuta Krueng): Terserah juga pada
pemerintah. Tapi bagaimana mungkin bisa diberikan pekerjaan kepada orang
lain, kalau korupsi masih ada. Saya rasa anda cek hal itu juga lah.
(Toni/Fitri).
[Home]
More information about the Marinir
mailing list