[Marinir] [KCM] Aktivitas Tangkuban Perahu dan Anak Krakatau
Meningkat
Yap Hong Gie
ouwehoer at centrin.net.id
Wed Apr 13 15:41:33 CEST 2005
http://www.kompas.com/utama/news/0504/13/140814.htm
Updated: Rabu, 13 April 2005, 14:08 WIB
NASIONAL
Aktivitas Tangkuban Perahu dan Anak Krakatau Meningkat
Bandung, Rabu
Gunung Tangkuban Perahu yang terletak di perbatasan Kabupaten Bandung dan
Kabupaten Subang, Provinsi Jawa Barat, sejak 12 April 2005 sampai dengan 13
April 2005 pukul 07.00 WIB pagi aktivitasnya meningkat dengan terjadi
beberapa kali gempa.
"Sejak adanya kegiatan kegempaan yang terjadi pada 12 April 2005 sebanyak
rata-rata 2 sampai 7 kejadian per hari, pada 13 April pukul 05.00 WIB jumlah
gempa vulkanik dalam (vulkanik A) dan vulkanik dangkal (Vulkanik B) jumlah
kegempaan telah menjadi 100 kali," kata Kasubdit Mitigasi Bencana Geologi
Direktorat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (DVMBG) DR Ir Surono di
Bandung, Rabu (13/4).
Dengan meningkatnya aktivitas Gunung Tangkuban Parahu itu, maka statusnya
yang semula "Aktif Normal" level I ditingkatkan menjadi "Waspada" level II,
kata Surono.
Ia menjelaskan, perubahan aktivitas gunung yang tingginya sekitar 2.079
meter dari permukaan laut itu tergolong sangat signifikan, sehingga perlu
diwaspadai kemungkinan terjadinya letusan-letusan pada hari-hari berikutnya.
Oleh sebab itu, kata dia, masyarakat khususnya para turis jangan mendekati
puncak gunung karena dikhawatirkan akan terjadi pengeluaran gas beracun di
sekitar areal puncak gunung tersebut.
"Aktivitas gunung Tangkuban Perahu itu bukanlah yang pertama terjadi, pada
Tahun 1999 pernah terjadi letusan freatik, kemudian Tahun 2003 juga terjadi
letusan yang sama sampai statusnya ditetapkan waspada," katanya.
Untuk memastikan kondisi gunung yang termasuk gunung merapi itu, Tim tanggap
DVMBG sudah berangkat menuju lokasi untuk melakukan evaluasi perkembangan
aktivitas, guna memberikan rekomendasi teknis kepada Pemda setempat tentang
tata cara mitigasi dan penanggulangan bencana terhadap kejadian gunung
merapi tersebut.
Anak Krakatau Aktif
Sementara itu, Gunung Anak Krakatau yang terletak di Provinsi Banten,
dilaporkan juga mengalami aktivitas meningkat, sehingga statusnya juga
ditingkatkan dari aktif normal menjadi waspada.
Surono mengatakan, sejak 12 april 2005 pukul 00.00 WIB telah terjadi gempa
vulkanik dalam dan vulkanik dangkal 2 sampai 9 kali, dan meningkat pada 13
April menjadi 32 kali. (Ant/Edj)
------------------------------
http://www.liputan6.com/fullnews/99368.html
13/04/0520:32 WIB
Gunung Berapi
Aktivitas Gunung Tangkuban Perahu Meningkat
Petugas menutup jalan masuk lokasi wisata Tangkuban Perahu. 13/4/2005
19:39 - Direktorat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (DVMBG) Bandung
menetapkan status Siaga.
DVMBG mencatat lebih dari seratus kali gempa vulkanik dangkal berkekuatan
dua skala Richter terjadi.
Aktivitas Gunung Tangkuban Perahu meningkat
>>>
Liputan6.com, Bandung: Aktivitas Gunung Tangkuban Perahu meningkat sejak
Selasa (12/4) malam. Direktorat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi
(DVMBG) Bandung, Jawa Barat, menetapkan status Siaga untuk mengantisipasi
kondisi darurat dan jatuhnya korban.
Gunung setinggi 2.084 meter dari atas permukaan laut itu yang selama ini
menjadi tujuan wisata juga ditutup sementara bagi pengunjung.
Sejauh ini, DVMBG mencatat lebih dari 100 kali gempa vulkanik dangkal
berkekuatan dua skala Richter terjadi. Ini pertanda aktivitas gunung yang
hanya berjarak sekitar 30 kilometer dari Kota Bandung, itu meningkat.
Dikhawatirkan, terjadi semburan gas beracun dari Kawah Ratu dan Kawah Domas
yang masih aktif.
Dari pantauan SCTV, kesibukan tampak terpusat di Pos Pengamatan Gunung
Tangkuban Perahu yang berjarak sekitar lima kilometer dari kawah.
Petugas pencatat getaran jarum seismograf terus memantau dan secara berkala
melaporkannya ke kantor DVMBG.
Meningkatnya aktivitas gunung berapi dilaporkan juga terjadi di Gunung Gede
yang terletak di kawasan wisata puncak di Cipanas, Bogor, Jabar.
Begitu pula Gunung Rakata di Selat Sunda, Banten.
Sementara di Jawa Tengah, gunung berapi yang aktivitasnya meningkat adalah
Gunung Merapi dan Gunung Merbabu. Adapun di Jawa Timur, Gunung Bromo dan
Gunung Semeru mulai mengeluarkan debu vulkanik. Fenomena serupa tampak di
Gunung Marapi di Agam dan Gunung Talang di Solok, Sumatra Barat
[baca: Gunung Talang Masih Menyemburkan Debu].
Belum diketahui hubungan meningkatnya aktivitas gunung-gunung berapi itu
dengan gempa yang terjadi di perairan Sumbar sepekan silam.
Termasuk gempa yang menimbulkan gelombang Tsunami di Nanggroe Aceh
Darussalam akhir tahun silam [baca: Gempa Mengguncang NAD].
(AIS/Tim Liputan 6 SCTV)
More information about the Marinir
mailing list