[Marinir] [minergynews.com] Freeport Memang Bantu TNI & Polri
Yap Hong Gie
ouwehoer at centrin.net.id
Wed Jan 4 19:48:05 CET 2006
http://www.minergynews.com/berita/20051229/20051229_2.shtml
Kamis 29 Desember 2005 15:35:45 WIB
Freeport Memang Bantu TNI & Polri
MinergyNews.Com, Yogyakarta -
PT Freeport Indonesia (PTFI) membantah telah melakukan penyuapan senilai USD
20 juta kepada oknum TNI yang diberi tugas menjaga keamanan wilayah Timika,
Papua. Namun perusahaan tersebut mengakui memberikan bantuan logistik kepada
TNI di sekitar wilayah pertambangan itu.
Komisaris PTFI A.R Soehoed menyatakan, pihaknya memandang perlu melakukan
pengamanan di sekitar lokasi pertambangan. "Bantuan yang diberikan tidak
dalam bentuk uang. Tapi berupa bantuan logistik dan peralatan" katanya usai
Bedah Buku Sejarah Pengembangan Pertambangan PT Freeport Indonesia di
Propinsi Papua yang digelar Himpunan Mahasiswa Teknik Pertambangan UPN
Yogyakarta. (29/12)
Soehoed mengatakan, bantuan tersebut masuk dalam katagori dana social
contribution. "Semuanya transparan. Tidak ada yang ditutupi dan dilaporkan
ke New York Stock Exchange," katanya.
Oleh karena itu, menurut A.R Soehoed, sangat tidak mungkin jika perusahaan
mengeluarkan sejumlah dana hanya untuk kepentingan semacam itu.
"Jadi kalau dibilang dikasih uang atau nyogok, bukan itu. Itu tidak benar.
Aparat keamanan yang ditugaskan di sana, kondisinya sangat minim. Misalnya,
kita bantu untuk membangun asrama, barak, alat-alat komunikasi dan
sebagainya" kilahnya
Pihaknya tidak akan menanggapi pemberitaan dari pihak-pihak manapun yang
memojokkan PTFI dengan mengatakan bahwa PTFI telah melakukan suap. "Kami
akan diam saja. Kami menjalankan tugas dengan baik dan perusahaan dijalankan
sebagaimana mestinya, kenapa kami harus repot menanggapinya," katanya.
Dia mengatakan, memberikan bantuan berupa logistik merupakan hal wajar.
"Coba misalnya Anda punya satpam, terus dia kelaparan dan tidak punya rumah.
Terus Anda kasih dia makan dan rumah. Itu wajar khan. Itu hal biasa. Sama
halnya dengan PTFI terhadap aparat keamanan yang ditugaskan di lokasi,"
ujarnya.
Soehoed mengatakan, PTFI kini menjadi perusahaan penghasil emas nomor satu
di dunia. "Dalam satu ton konsentrat setidaknya 30 persen mengandung
tembaga, dan sisanya adalah emas dan unsur lain-lain," jelasnya.
Dalam laporan tahunan PTFI pada 2004, perusahaan ini telah menghasilkan dan
menjual konsentrat yang mengandung 1,1 miliar ponds tembaga dan 1,5 juta ons
emas.
Saat ini PTFI menerapkan dua teknik pertambangan yaitu open-pit atau tambang
terbuka yang menggunakan truk pengangkut dan sekop listrik besar ditambang
Grasberg, serta teknik ambrukan atau block-caving pada tambang bawah tanah
Deep Ore zone (DZ). (MNC-7)
More information about the Marinir
mailing list